Kamis, 10 Maret 2016

Morfologi Pohon Mahoni Daun Lebar



Morfologi Pohon Mahoni Daun Lebar (Swietenia macrophylla)



1.        Habitat
Tanaman mahoni ini merupakan tanaman tropis dan banyak ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai. Tanaman ini dapat tumbuh dengan subur di pasir payau dekat dengan pantai. Tanaman ini menyukai tempat yang cukup sinar matahari langsung (tidak ternaungi). Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang tahan hidup di tanah gersang. Walaupun tidak disirami selama berbulan-bulan, mahoni masih mampu untuk bertahan hidup.
2.        Tinggi Pohon
Tingginya dapat mencapai 35-40 m dengan diameter sampai 125 cm (Samingan, 1981; Martawijaya et al, 1981).
3.        Buah
Buah mahoni merupakan buah kotak dengan bentuk bulat telur berlekuk lima. Ketika buah masih imut berwarna hijau, dan setelah besar berwarna coklat. Di dalam buah terdapat biji berbentuk pipih dengan ujung agak tebal dan warnanya coklat kehitaman. Buah yang sudah renta alias tua sekali kulit buahnya akan pecah dengan sendirinya dan biji-biji pipih itu akan bebas berterbangan kemana angin meniup. Bila jatuh ke tanah yang cocok akan tumbuh menjadi tanaman mahoni generasi baru
4.        Tajuk
Tajuknya lebat dan mengkilap berbentuk seperti payung
5.       Batang
Batang bulat berbentuk silinder dan tidak berbanir, banyak cabang dan kayunya bergetah.
6.        Kulit Batang
Kulitluar berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal seperti sisik, sedangkan kulit batang berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, beralur dan mengelupas setelah tua.
7.        Kayu
Kayunya mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubel, furnitur, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan. Sering juga dibuat penggaris karena sifatnya yang tidak mudah berubah. Kualitas kayu mahoni berada sedikit dibawah kayu jati sehingga sering dijuluki sebagai primadona kedua dalam pasar kayu.
8.        Getah
Getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem
9.        Bunga
Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun, mahkota bunganya silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan
10.    Percabangan
Percabangan pohon mahoni daun lebar sangat banyak pada setiap tangkainya,  condong ke atas Sifatnya sirung panjang
11.    Akar
Berakar tunggang, Akar tunggang ini berbentuk kerucut panjang, tumbuh lurus ke bawah, bercabang-cabang banyak, dan cabang- cabangnya bercabang lagi, sehingga dapat memberi kekuatan lebih besar kepada batang, dan juga daerah perakaran menjadi amat luas, hingga dapat menyerap air dan zat-zat makanan yang lebih banyak. Berbentuk seperti akar banir tetapi lebih besar dan menggembung.
12.    Daun

A.      Bentuk helai daun pada daun pohon mahoni daun besar ( Swietenia macrophylla ) adalah memanjang yaitu dimana daun lebih kurang 2.5 kali lebarnya.
B.       Bentuk tepi daun pada daun pohon mahoni daun lebar yaitu rata, dimana daun pinggir helaian daunnya tanpa sembul atau gigi, dan tanpa toreh.
C.       Bentuk pangkal daun pada daun pohon mahoni daun besar  runcing yaitu bentuk pangkal daun menyempit dan diakhiri dengan bentuk sudut. Pada daun pohon mahoni daun besar memiliki bentuk ujung meruncing, dimana pada ujung daun menyempit perlahan – lahan hingga ke titik ujung, sehingga ujung daun tampak sempit, panjang dan runcing.
D.      Pertulangan daun pada daun pohon mahoni daun besar yaitu melengkung, dimana susunan tulang – tiulang daun yang terdiri atas satu ibu tulang daun memanjang dari pangkal helaian daun ke ujung, sedangkan tulang – tulang cabang berpangkal pada ibu tulang daun kemudian merentang melengkung menuju ke ujung daun hamper sejajar dengan tepi daun.
E.       Kondisi permukaan daun pada daun pohon mahoni daun besar terlihat hijau, mengkilap, dan licin. Pada tata letak daun pohon yang diamati, daun pohon mahoni daun besar memiliki tata daun berhadapan bersilang yaitu pada tempat melekatnya daun terdapat dua daun yang letaknya berhadapan.
F.        Komposisi daun pohon mahoni daun besar yaitu majemuk menyirip, dimana daun sejumlah anak daunnya melekat sepanjang tangkai daun persekutuan. Pada komposisi daun pohon mahoni daun besar  terdapat perbedaan daun majemuk menyirip yaitu pada daun pohon mahoni daun besar memiliki komposisi daun majemuk genap, dimana jumlah anak daunnya genap.

13.    Syarat Tumbuh
Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adalah ketinggian lahan maksimum 1.500 meter dpl, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36 C.  Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji, bisa juga dengan cangkok atau okulasi. Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adalah ketinggian lahan maksimum 1.500 meter dpl, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36 C.
14.    Kegunaan
Pohon ini menghasilkan kayu yang baik untuk pertukangan, kayu gubalnya berwarna merah muda sedangkan kayu terasnya berwarna merah hingga coklat tua (Anonim, 1976). Kayu mahoni termasuk kelas awet III, Kelas kuat II-III yang digunakan untuk venir, kayu lapis, mebel, panil, perkapalan, kayu perkakas, kerajinan patung/ukiran dan lain sebagainya (Martawijaya et al, 1981). Mahoni daun besar juga digunakan untuk upaya merehabilitasi lahan-lahan dan konservasi tanah pada program pengembangan hutan rakyat. Untuk tanaman mahoni yang akan digunakan sebagai tanaman obat, maka tidak boleh diberi pupuk kimia (anorganik) maupun pestisida.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar